5 MENIT
CUKUP: MENGENAL KEKATA GROUP
Hal-Hal yang
Harus Dimengerti Sebelum Memutuskan Bekerja Sama dengan Kami
CV KEKATA GROUP
Bermula dari sebuah kebetulan yang (barangkali) jauh-jauh
hari Semesta rencanakan, dimana beberapa orang yang memiliki latar belakang
beragam namun memiliki satu pandangan, yakni memajukan dunia pendidikan dan
kesenian, maka terbentuklah suatu komunitas kecil non-organisasi yang di
kemudian hari kerap berkomunikasi dan mengadakan pertemuan. Dari situ, perang
argumentasi dan adu tebar cita-cita dan gagasan digelar dan dipadukan. Sampai
akhirnya, muncullah kesimpulan untuk bertaruh dan berjuang di bidang literasi
di Indonesia. Konsepnya sungguh sederhana, dengan bergerak di bidang literasi,
segala ide dan niat perjuangan kami bisa sempurna terwadahi. Lagi pula, kami
percaya: buku adalah mesin pencipta peradaban yang terbukti nyata dalam catatan
sejarah pada berbagai bangsa. Berangkat dari itu semua, kami memutuskan untuk
lebih serius dan membuat badan usaha yang di beri nama dasar Kekata.
CV Kekata Group adalah sebuah badan usaha yang bergerak di
bidang penerbitan, percetakan dan penjualan buku. CV KEKATA GROUP yang
diresmikan sejak 7 September 2015 membawahi beberapa lini bidang usaha yang
meliputi Kekata Publisher, Bebuku Publisher, Penerbit Susastra, Majalah
Garisbawah, Percetakan Kekata, dan Kekata Bookstore. Masing-masing lini usaha
memiliki tim dan sistemnya sendiri, namun tetap berada di bawah kontrol
manajemen Kekata Group. Dengan adanya
sistem terpadu seperti ini, diharapkan seluruh elemen akan dapat merasakan
manfaatnya secara nyata, dan seluruh cita-cita yang kita mimpikan bersama,
bukan lagi khayalan semata.
BEBUKU
PUBLISHER
Bebuku Publisher merupakan Lini Penerbitan
Indie yang hadir dengan gaya indie yang penuh totalitas. Harga yang terjangkau,
pelayanan yang cepat dan kebebasan berkespresi bagi para penulis untuk turut
berkontribusi dalam proses keredaksian adalah hal-hal yang dengan penuh
semangat kami tawarkan. Oleh karena itulah, Bebuku Publisher adalah penerbit
yang paling sesuai bagi penulis yang kreatif, berani dan berdaya juang tinggi.
Buku-buku terbitan Bebuku Publisher dijual
secara online di Kekata Bookstore dan di beberapa kedai buku online yang
menjadi rekanan kami. Menariknya lagi, apabila buku-buku terbitan Bebuku
Publisher dinilai berkualitas tinggi dan diterima dengan baik oleh pembaca,
buku tersebut akan diterbitkan ulang oleh Penerbit Susastra (Lini Mayor Kekata
Group)
KEKATA
PUBLISHER
Kekata Publisher merupakan sebuah penerbit
yang unik, dimana pada penerbitan ini sistem yang diberlakukan menggunakan
akulturasi antara konsep penerbitan indie dan mayor. Sekilas dalam sistem
penerbitannya memang tidak berbeda jauh dengan penerbitan indie lainnya. Namun
dari segi proses keredaksian dan pemasaran, Kekata Publisher hadir dengan
pelayanan seperti yang ada pada penerbit mayor.
Di Kekata Publisher, penulis akan dihubungkan
langsung dengan Tim Redaksi Kekata untuk mendiskusikan potensi konten buku,
tata letak buku dan desain cover buku. Bagi naskah yang dianggap perlu
perbaikan, Editor Kekata akan secara langsung memberikan penjelasan dan
pengarahan. Pun pada sisi artistik buku, Designer Kekata akan mengajak penulis
berdiskusi untuk menentukan cover dan ilustrasi pada isi buku. Dalam
pemasarannya pun, buku-buku terbitan Kekata Publisher akan digarap secara
khusus dengan mempertimbangkan berbagai strategi dan perencanaan jangka
panjang. Seluruh buku terbitan Kekata Publisher selain dijual secara online di
Kekata Bookstore dan di beberapa kedai buku online yang menjadi rekanan Kekata,
juga bisa didistribusikan ke beberapa toko buku di Pulau Jawa. Dan semuanya,
bergantung kesepakatan Tim Redaksi, Tim Pemasaran, juga Anda, tentunya.
PENERBIT SUSASTRA
Susastra
merupakan sebuah badan usaha
penerbitan di bawah naungan CV Kekata Group yang konsen pada upaya melestarikan
sekaligus memajukan kebudayaan dan kesusastraan Indonesia melalui buku-buku
yang diterbitkannya. Berpegang pada prinsip kebebasan berpendapat, keberagaman dan relativitas kebenaran suatu
pandangan yang selalu patut untuk diberikan ruang dan peluang untuk dibawa ke
meja diskusi bersama, Susastra berusaha mengambil porsi dalam gerakan revolusi
mental yang kini sedang getol digalakan pada setiap elemen masyarakat
Indonesia. Itulah mengapa, kami sangat bergairah dalam menyalur-bagikan
gagasan-gagasan bertema sosial, seni, budaya, sejarah, agama dan pendidikan.
Selain bekerjasama dengan Kekata Publisher dan
Bebuku Publisher, dua lini penerbitan indie yang buku-buku hasil terbitannya
akan diseleksi mendalam untuk diterbitkan ulang oleh Susastra secara mayor,
Susastra juga menerima kiriman naskah dari para penulis Indonesia tanpa batasan
usia maupun latar belakang yang menggelayut di punggungnya. Tujuannya
sederhana: menegaskan bahwa sastra adalah milik bersama.
Buku-buku terbitan Susastra selain
dijual secara online di Kekata Bookstore dan di beberapa kedai buku online yang
menjadi rekanan Kekata, juga dapat ditemui di beberapa toko buku di Pulau Jawa.
Penerbitan buku di Susastra tidak dipungut biaya apapun. Setiap penulis yang
mengajukan naskahnya, harus bersedia melewati proses penyeleksian yang ketat.
MAJALAH
GARISBAWAH
Tentu kita semua menyadari, bahwa media massa
merupakan alat kontrol dan jembatan informasi yang sangat vital perannya dewasa
ini. Oleh karena itulah, media massa yang konsen mengakomodasi pesan-pesan dan
pemikiran para seniman—yang notabene merupakan penjaga laju zaman dan moralitas
bangsa—sangat perlu dihadir-lestarikan. Sayangnya, yang terjadi tidak demikian.
Kita bisa melihat, bahwa, presentase antara jumlah majalah seni (sastra,
budaya, dan lainnya) dengan majalah hiburan yang getol mengangkat remeh-temeh
kehidupan para selebriti, sungguh memprihatinkan.
Berangkat dari situ, Kekata Group yang memang
sejak pertama kali berdiri konsen dalam dunia literasi akhirnya mengambil
keputusan yang cukup berani: terjun ke dunia media massa dengan membawa ruh
budaya literasi. Mengapa dikatakan berani? Kita tahu sendiri, bahwa telah
begitu banyak media massa berbasis sastra dan budaya tumbang ditikam
globalisasi. Media massa berbasis sastra, dicap tidak akan laku dan bertahan
lama. Kami paham, namun kami menentang dan mencoba berjuang.
GARISBAWAH, Majalah Sastra dan Budaya. Sebuah
majalah yang hadir khusus untuk menjembatani antara para pegiat sastra, budaya
dan pendidikan dengan para pembaca dari berbagai kalangan. Dalam Garisbawah,
terdapat berbagai rubrik yang mengajak para pegiat sastra, budaya dan
pendidikan untuk turut aktif berkontribusi menyebarkan pemikiran dan pesan pada
masyarakat luas. Siapapun juga, dapat bersumbangsih dengan mengirimkan karya
(cerpen, puisi, naskah drama, cerkak dan geguritan) maupun ulasan (opini,
review, resensi dan info event). Harapannya tidak muluk-muluk: Garisbawah dapat
dijadikan kendaraan bagi para penulis muda untuk berkarya dan menyampaikan
gagasannya. Dan juga, dapat turut mengambil bagian dari upaya gerakan melek
sastra sejak usia dini. Itulah sebabnya Garisbawah terbagi dalam dua lini: Umum
dan Pelajar.
KEKATA
BOOKSTORE
Paham kan jika akhir-akhir ini begitu marak
bermunculan penerbit-penerbit indie? Tentunya ini merupakan sebuah kabar
gembira yang patut untuk dirayakan bersama, mengingat hal ini bisa dijadikan
bukti bahwa masyarakat telah menyadari akan pentingnya peran dan fungsi budaya
menulis dan membaca. Namun sayangnya, fenomena menjamurnya penerbitan indie
tidak dibarengi dengan kualitas penggarapan yang senada. Hal ini justru dapat
menjadi pisau bermata dua, yang dapat mengembangkan sekaligus menyurutkan
semangat menulis dan membaca pada generasi bangsa.
Setiap bulan, ratusan buku telah berhasil
diterbitkan secara indie. Namun, berapa judul buku kah yang mampu bertahan dan
dapat benar-benar terakomodasi pada pembaca? Jawabannya, masih sangat
mengharukan. Dan dampak buruknya, kegagalan sebuah penerbit indie dalam
memasarkan buku, dapat membuat para penulis indie juga lesu atau bahkan patah
arang ditikam laporan penjualan buku. Kegagalan pemasaran buku juga akan
berimbas buruk pada para pembaca yang merindukan sebuah bacaan yang unik dan
tidak pasaran yang ada di toko-toko buku. Ini, patut bersama kita waspadai.
Berkemas dari keresahan itu, Kekata Group
yang juga membawa 2 penerbitan indie bersepakat untuk membuat sebuah media
pemasaran buku indie terpadu. Dengan program-program yang akan terus diinisiasi
dan dievaluasi, Kekata Bookstore diharapkan dapat menjadi solusi atas minimnya
penjualan buku-buku indie. Tidak hanya memihak pada para penulis, melalui
diskon-diskon dan kemudahan membeli buku, diharapkan dapat menjadi sebuah kabar
yang membahagiakan bagi para pecandu buku.
PERCETAKAN
KEKATA
Berbeda dengan beberapa lini Kekata Group
yang dihadirkan dengan misi dan cita-cita besarnya, Percetakan Kekata, ada,
hanya untuk mengupayakan para penulis Kekata Publisher dan Bebuku Publisher
agar mendapatkan biaya cetak yang terjangkau. Percetakan Kekata menerima
pesanan cetak buku, majalah, brosur, jurnal, pin, stiker, dan lain sebagainya.
Selain menerima pesanan, Percetakan Kekata juga merilis beberapa produk seperti
Notebook, Kaos, Hiasan Dinding, dan segala macam marchandise yang bertema Kepenulisan.
06.42.00
Share:
